Kenapa Pasar Tak Terguncang Meski Whale Jual Bitcoin Hampir Rp150 Triliun?
💸 Mau mulai investasi crypto tapi takut rugi? Pelajari ilmunya dulu di AkademiCrypto! 📚 Rahasia untung konsisten ada di sini → KLIK DI SINI
Sebuah wallet milik whale yang telah ada sejak 2011 silam tiba-tiba menjual 80.000 BTC senilai lebih dari US$9 miliar. Namun anehnya, harga Bitcoin nyaris tidak terguncang, hanya turun 3,5% dan langsung pulih dalam beberapa jam.
Bitcoin ini berasal dari 8 wallet yang tidak pernah disentuh sejak pertama kali dan dijual secara diam-diam melalui Galaxy Digital pada 18 Juli 2025 lalu, tanpa meninggalkan jejak yang mengganggu pasar crypto secara umum.
Sebagai perbandingan, ketika Pemerintah Jerman menjual 50.000 BTC pada tahun lalu saja, harga Bitcoin langsung jatuh 15%. Namun dalam kasus ini, pasar mampu menyerap penjualan besar tanpa gejolak yang berarti.
Data 10x Research menunjukkan para whale telah melepas lebih dari 500 ribu Bitcoin senilai lebih dari US$50 miliar selama setahun terakhir. Jumlah tersebut setara dengan arus masuk bersih ke dalam exchange-traded funds (ETF) di AS.
Lembaga besar seperti penyedia ETF dan institusi kini mengendalikan sekitar seperempat dari seluruh Bitcoin yang beredar. Pada tahun 2020, peneliti Flipside Crypto memperkirakan sekitar 2% akun kepemilikan anonim yang dapat dilacak di blockchain mengendalikan 95% aset digital.
Para investor “paus” ini memang mengurangi eksposur mereka, namun ETF, perusahaan treasury, dan lembaga lainnya secara gabungan telah menyerap hampir 900.000 Bitcoin dalam setahun terakhir. Para pemain ini sekarang memegang sekitar 4,8 juta BTC, dari sekitar 20 juta Bitcoin yang beredar.
Hal ini menandakan satu hal penting, yakni pergeseran kepemilikan besar dari investor awal ke institusi keuangan besar. Artinya, pemilik lama keluar dan digantikan oleh pembeli baru dengan keyakinan dan strategi jangka panjang.
Data on-chain menunjukkan bahwa pasar berhasil menyerap keuntungan realisasi hampir US$9,6 miliar tanpa tekanan jual lanjutan, mirip dengan fase awal bull market, bukan akhir dari sebuah siklus.
Sumber: News Akademi Crypto
Baca juga: Ethereum Kembali Tembus Psikologis US$3.000, Didorong Akumulasi Masif Whale
